Nama domain dapat disebut sebagai nama, alamat ataupun identitas yang menunjukkan suatu hal.
Pada umumnya, setiap komputer yang saling terhubung pasti akan memiliki alamat IP (IP address) yang ditunjukkan dengan deretan angka acak yang bagi beberapa orang sulit diingat. Oleh sebab itulah, kemudian muncul nama domain yang memudahkan orang mengingatnya.
Pengertian Hosting
Hosting dapat dikatakan sebagai rumah bagi domain. Rumah tersebut akan berisikan berbagai macam data digital dalam bentuk yang beragam, mulai dari text, video, gambar dan lain sebagainya.
Agar situs Anda bekerja secara online dengan baik dan dapat diakses banyak orang, maka dibutuhkanlah hosting atau rumah ini.
Jenis-Jenis Domain
1. Top Level Domain (TLD)
TLD merupakan ekstensi akhir dari sebuah domain yang ditandai setelah tanda titik (.). Contohnya adalah TLD dari nama domain BajuBiru.com adalah .com. Contoh lainnya adalah TLD dari nama domain KicauKenari.co.id adalah .id.
2. Second Level Domain (SLD)
SLD merupakan ekstensi kedua atau urutan kedua dari kanan sebuah nama domain. Kita ambil contoh dari yang sebelumnya, jika nama domain bajubiru.com, maka SLD tetap .com. Akan tetapi jika nama domainnya kicaukenari.co.id, maka ekstensi SLD adalah .co.
3. Third Level Domain
Contohnya jika nama domainnya bajubiru.com, maka Third Level Domainnya adalah bajubiru. Begitu juga apabila nama domainnya kicaukenari.co.id, maka Third Level Domainnya adalah Rumahkicaukenari.
Macam-Macam Top Level Domain
Kembali ke Top Level Domain yang ternyata terbagi lagi menjadi 2 macam, yaitu :
1. Generic Top Level Domain (gTLD)
2. Country Code Top Level Domain (ccTLD)
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda untuk menunjukkan suatu identitas. Secara umum gTLD dapat digunakan untuk kepentingan umum, sedangkan ccTLD digunakan untuk menunjukkan identitas suatu negara tertentu.
Adapun jenis gTLD dan fungsinya yang bisa Anda ketahui diantaranya adalah:
- .com digunakan untuk kepentingan komersial. Contohnya adalah website untuk suatu perusahaan tertentu atau bisnis Anda.
- .edu dapat digunakan untuk website yang difokuskan pada konten pendidikan.
- .info dapat digunakan untuk website yang memang memfokuskan pada konten informatif yang dapat dipertanggungjawabkan.
- .biz dapat digunakan untuk website yang difokuskan pada keperluan bisnis saja.
- .org digunakan untuk kepentingan organisasi non profit.
- .gov digunakan untuk kepentingan pemerintah daerah.
- .sch digunakan untuk kepentingan website sekolah, baik negeri maupun swasta.
- .ac digunakan untuk kepentingan website akademis dan kebanyakan digunakan oleh para universitas di Indonesia.
Adapun jenis ccTLD dan artinya yang dapat Anda ketahui diantaranya adalah:
- .id dapat digunakan untuk menunjukkan identitas domain website Indonesia.
- .uk dapat digunakan sebagai identitas domain website negara United Kingdom atau Inggris.
- .us dapat digunakan sebagai identitas domain website negara United States atau Amerika.
- .jp dapat digunakan sebagai identitas domain website negara Jepang.
- .or.id dapat digunakan sebagai identitas domain website organisasi yang non profit di Indonesia.
- .go.us dapat digunakan sebagai identitas domain website pemerintahan di Amerika.
Jenis Hosting Dengan Kelebihan dan Kekurangannya
VPS Hosting
Virtual Private Server Hosting atau lebih dikenal sebagai VPS Hosting merupakan jenis hosting yang masih berbagi server dengan pengguna lain. Perbedaannya terletak pada alokasi penggunaan server, dimana Anda akan mendapatkan bagian sendiri yang terbagi rata dengan pengguna lainnya.
Kelebihannya adalah Anda dapat mengelola server lebih leluasa dibandingkan shared hosting dan jika terjadi kenaikan traffic yang tinggi di website lain, maka tidak akan mempengaruhi loading website Anda.
Sedangkan untuk kekurangannya tidak lain adalah harganya yang lebih mahal dibanding shared hosting. Disisi lain, Anda juga harus mengetahui beberapa pengetahuan teknis terkait manajemen server yang baik agar bekerja dengan optimal.
Cloud Hosting
Cloud hosting bisa dikatakan sebagai layanan hosting baru yang ditawarkan hampir sebagian penyedia hosting. Layanan hosting ini telah menggunakan konsep teknologi komputasi awan dengan kecepatan yang stabil dan jarang mengalami downtime.
Kelebihannya adalah apabila terjadi server error, maka tidak akan berpengaruh pada website Anda. Disisi lain, alokasi resource dapat disetting sesuai dengan kebutuhan dan baiknya adalah lebih banyak space dibandingkan VPS hosting.
Sedangkan kekurangannya adalah data lebih rawan hilang, sistem backup yang kurang sempurna dan bergantung pada koneksi internet yang ada.
WordPress Hosting
Sesuai dengan namanya, jenis hosting ini memang dikhususkan untuk pengguna website WordPress. Menariknya adalah server akan terkonfigurasi secara otomatis untuk website WordPress Anda yang lengkap dengan pre-installed plugin yang dianggap penting.
Pengunaan hosting ini akan mengoptimalkan loading website Anda menjadi lebih baik dan tentunya terhindar dari masalah.
kelebihannya adalah lebih murah, bisa digunakan untuk pemula sekalipun dan instalasi WordPress adalah dengan sistem one click installation dengan proses yang sangat cepat. Sedangkan untuk kekurangannya adalah hanya dapat diaplikasikan pada website tipe WordPress saja.
Dedicated Server Hosting
Jika Anda menginginkan sebuah server fisik pribadi dan dikhususkan untuk website Anda saja, maka pilihan Dedicated Server Hosting sangat cocok.
Penggunaan jenis hosting ini bisa dibilang fleksibel, ini dikarenakan Anda dapat melakukan konfigurasi software yang digunakan, sistem operasi dan lain sebagainya.
Adapun kelebihannya adalah Anda memiliki kontrol secara penuh di konfigurasi server, memiliki akses root menuju server, keamanan lebih terjamin dan dapat diandalkan jika traffic sedang tinggi. Sedangkan kekurangannya tidak lain adalah harga yang lebih mahal dan Anda harus mengetahui manajemen server yang baik.
Sumber Referensi : https://cepatlakoo.com/pengertian-domain-dan-hosting/